mengapa petir muncul saat hujan
Blog

Mengapa Petir Muncul saat Hujan? Ini Penyebabnya

Petir kerap muncul saat hujan deras atau badai. Kilatan itu berasal dari pelepasan energi listrik di atmosfer. Di dalam awan badai, gerakan udara membawa butiran air dan partikel es naik-turun. Tumbukan antara partikel membantu memisahkan muatan listrik.

Ketika perbedaan muatan semakin besar, terbentuk medan listrik yang kuat. Muatan lalu bergerak melalui udara dan menghasilkan kilatan petir. Petir dan guntur muncul dari peristiwa yang sama, tetapi kita melihat kilat lebih dulu karena cahaya bergerak lebih cepat daripada suara.

Mengapa Petir Muncul saat Hujan?

Hujan badai sering terbentuk di dalam awan cumulonimbus yang menjulang tinggi. Arus udara di dalam awan membawa butiran air dan partikel es ke berbagai ketinggian. Tumbukan antarp partikel membantu memisahkan muatan positif dan negatif.

Saat perbedaan muatan membesar, medan listrik juga menguat. Pelepasan listrik dapat terjadi di dalam satu awan, antara dua awan, atau antara awan dan bumi. Prosesnya dapat dipahami melalui beberapa tahap berikut.

1. Mengapa Petir Muncul saat Hujan karena Muatan Listrik

Arus udara membawa partikel air dan es bergerak di dalam awan badai. Tumbukan di antara partikel membantu memindahkan muatan. Secara umum, bagian atas awan mengumpulkan lebih banyak muatan positif, sedangkan bagian bawahnya mengumpulkan lebih banyak muatan negatif.

Muatan negatif di dasar awan juga mendorong muatan positif berkumpul di permukaan bumi. Akibatnya, medan listrik terbentuk antara awan dan bumi. Semakin besar perbedaan muatan, semakin kuat medan listrik yang terbentuk.

2. Udara Menjadi Jalur Arus Listrik

Udara biasanya menghambat aliran listrik. Namun, medan listrik yang sangat kuat dapat membuat udara menghantarkan muatan untuk sesaat. Muatan bergerak cepat melalui udara dan menghasilkan kilatan yang kita lihat sebagai petir.

Petir tidak selalu menyambar tanah. Kilatan juga dapat terjadi di dalam awan yang sama atau di antara awan yang berbeda. Karena itu, kita bisa melihat cahaya petir di langit tanpa melihat sambaran ke permukaan bumi.

3. Pemuaian Udara Menghasilkan Guntur

Arus petir memanaskan udara di sekitarnya dengan sangat cepat. Udara panas kemudian memuai dan menghasilkan gelombang suara yang kita dengar sebagai guntur. Jadi, petir dan guntur berasal dari proses yang sama.

Cahaya mencapai mata kita lebih cepat daripada suara mencapai telinga. Karena itu, kilatan terlihat terlebih dahulu, lalu guntur terdengar beberapa saat kemudian. Jeda yang lebih panjang biasanya menandakan petir terjadi lebih jauh, tetapi perkiraan ini tidak memastikan bahwa lokasi kita sudah aman.

4. Cari Perlindungan saat Terdengar Guntur

Jika kamu mendengar guntur, segera masuk ke bangunan tertutup atau kendaraan beratap keras dengan jendela tertutup. Hindari lapangan terbuka, puncak bukit, pohon yang berdiri sendiri, dan benda tinggi lainnya. Jangan menunggu hujan turun deras sebelum mencari perlindungan.

Saat berada di dalam bangunan, jauhi jendela, pipa air, dan perangkat yang terhubung ke kabel listrik. Tunggu sampai badai berlalu sebelum kembali beraktivitas di luar. Untuk bacaan umum lainnya, kunjungi lacayomotors.com.

5. Petir Bisa Terjadi di Dalam Awan

Sebagian petir terjadi di dalam satu awan, sementara jenis lainnya menghubungkan dua awan. Ada pula petir yang bergerak antara awan dan permukaan bumi. Jadi, kilatan di langit tidak selalu berarti petir menyambar tanah di dekat kita.

Meski sambaran ke tanah tidak terlihat, badai tetap dapat membawa petir yang berbahaya. Karena itu, perhatikan perubahan cuaca dan segera cari tempat berlindung ketika mendengar guntur.

Kesimpulan Mengapa Petir Muncul saat Hujan

Petir muncul ketika tumbukan partikel air dan es di awan badai membantu memisahkan muatan listrik. Saat medan listrik menguat, muatan bergerak melalui udara dan menghasilkan kilatan. Pemuaian udara yang dipanaskan oleh petir kemudian menghasilkan guntur.

Jika terdengar guntur, segera berlindung di dalam bangunan atau kendaraan tertutup. Tetaplah di tempat aman hingga badai berlalu, lalu lanjutkan kegiatan di luar.

evana hati

Halo, aku Vana. Aku suka menulis artikel yang membahas bisnis, kuliner, dan perlengkapan dapur. Semoga tulisan yang kubagikan bisa menambah wawasan dan memberikan manfaat untuk para pembaca.