cara memurnikan minyak goreng
Blog

Cara Memurnikan Minyak Goreng agar Lebih Bersih

Cara memurnikan minyak goreng dapat dilakukan dengan menyaring sisa makanan dan mengendapkan partikel yang tercampur setelah proses menggoreng. Minyak bekas biasanya membawa remah tepung, bumbu, dan serpihan makanan.

Jika minyak masih memiliki warna dan aroma yang wajar, penyaringan dapat membantu membuatnya lebih bersih sebelum disimpan. Namun, proses ini tidak mengembalikan minyak yang sudah mengalami kerusakan akibat pemanasan berulang.

1. Dinginkan Minyak Terlebih Dahulu

Setelah menggoreng, matikan kompor lalu biarkan minyak mendingin. Jangan menyaring minyak ketika suhunya masih tinggi karena percikan dapat menyebabkan luka. Pendinginan juga membuat Anda lebih mudah melakukan proses penyaringan. Setelah minyak cukup dingin, siapkan wadah yang bersih, kering, dan memiliki penutup.

Biarkan minyak selama beberapa saat agar sisa makanan yang lebih berat mengendap di dasar. Langkah ini membantu memisahkan bagian minyak dari kotoran kasar. Anda dapat mengambil minyak bagian atas secara perlahan tanpa mengaduk endapan.

2. Saring dengan Alat Tepat

Anda bisa menggunakan saringan halus, kain penyaring bersih, atau beberapa lapis kain khusus makanan untuk menahan partikel kecil. Tuangkan minyak secara perlahan agar saringan menahan kotoran dan minyak mengalir ke wadah penampungan.

Menyaring minyak setelah Anda memakainya juga membantu mencegah remah makanan terus terbakar ketika Anda memanaskan kembali minyak tersebut. USDA merekomendasikan proses penyaringan menggunakan saringan atau kain sebelum Anda menyimpan minyak untuk Anda gunakan kembali.

Jika saringan sudah penuh dengan remah, hentikan proses lalu bersihkan atau ganti penyaring. Jangan memaksa endapan masuk ke wadah karena kotoran tersebut dapat mempercepat penurunan kualitas minyak.

3. Perhatikan Kondisi Minyak

Penyaringan hanya menghilangkan sebagian kotoran fisik. Proses tersebut tidak dapat mengembalikan kualitas minyak yang sudah berubah akibat panas. Pemanasan berulang dapat membuat minyak menjadi lebih gelap dan kental serta menghasilkan senyawa hasil degradasi.

Singapore Food Agency menyarankan Anda untuk mengganti minyak ketika warnanya berubah, muncul bau tidak normal, minyak mulai berasap, atau berbusa.

Karena itu, jangan memaksakan diri untuk menggunakan kembali minyak tersebut hanya karena tampilannya tampak lebih bersih. Jika minyak sudah berbau tengik, sangat gelap, atau cepat menghasilkan asap, lebih baik Anda menghentikan penggunaannya.

4. Simpan dalam Wadah Bersih

Setelah penyaringan selesai, masukkan minyak ke wadah yang bersih dan tertutup rapat. Hindari paparan cahaya dan udara berlebihan karena keduanya dapat memengaruhi kualitas minyak selama penyimpanan. USDA juga menyarankan wadah tertutup dan terlindung dari cahaya untuk minyak yang akan digunakan kembali.

Simpan minyak jauh dari sumber panas dan pastikan tidak ada air yang masuk ke dalam wadah. Air dan sisa makanan dapat mengganggu kualitas minyak. Untuk memahami manfaat proses penyaringan secara lebih lengkap, Anda juga dapat membaca manfaat menyaring minyak goreng.

5. Gunakan Secara Bijak

Anda tetap harus berhati-hati saat menggunakan minyak yang sudah Anda saring. Badan POM menjelaskan bahwa pemanasan berulang dapat memicu oksidasi dan menghasilkan senyawa yang tidak tubuh inginkan. Karena itu, selalu perhatikan warna, aroma, kekentalan, asap, dan busa sebelum Anda kembali memasak.

Kita sebaiknya mengartikan pemurnian minyak secara sederhana sebagai langkah membersihkan kotoran, bukan membuat minyak bekas kembali seperti minyak baru.

Melalui penyaringan yang benar dan penyimpanan yang baik, Anda bisa mengelola minyak yang masih layak pakai secara lebih maksimal.

Jika kualitasnya sudah menurun, jangan menggunakan kembali minyak tersebut hanya demi menghemat pengeluaran. Penggunaan minyak secara bijak juga membantu Anda menjaga cita rasa makanan tetap sedap.

Kesimpulan

Anda dapat memulai proses memurnikan minyak goreng dengan mendinginkan minyak, mengendapkan kotoran, lalu menyaringnya memakai alat yang sesuai.

Setelah itu, pastikan Anda menyimpan minyak dalam wadah bersih dan tertutup. Selalu periksa kondisi minyak sebelum Anda menggunakannya kembali, karena penyaringan tidak menghilangkan kerusakan akibat pemanasan berulang.