Menerapkan tips TOEFL structure menjadi strategi utama bagi peserta yang ingin mengamankan skor tinggi pada ujian TOEFL ITP. Sesi Structure and Written Expression sering kali menjadi tantangan khusus karena menguji penguasaan tata bahasa Inggris akademis secara mendalam.
Oleh karena itu, waktu pengerjaan yang minim mengharuskan Anda mengenali pola soal tanpa perlu membaca seluruh kalimat. Selanjutnya, menguasai taktik menjawab yang efisien akan meningkatkan ketelitian serta kepercayaan diri Anda di ruang ujian.
Artikel ini membagikan panduan praktis dalam menaklukkan bagian tata bahasa ini.
Mengidentifikasi Keberadaan Subjek dan Kata Kerja Utama
Pada dasarnya, langkah terpenting dalam menerapkan tips TOEFL structure adalah mencari subjek dan kata kerja (verb) utama pada setiap kalimat:
1. Mencari Subjek Kalimat
Pertama, setiap kalimat tunggal dalam bahasa Inggris wajib memiliki setidaknya satu subjek lurus. Selain itu, pastikan kata benda (noun) atau kata ganti (pronoun) berdiri sebelum kata kerja utama.
2. Memeriksa Kata Kerja Utama
Kedua, perhatikan klausa yang kehilangan kata kerja atau memiliki kata kerja ganda tanpa kata penghubung (connector). Sebab, kalimat yang utuh selalu membutuhkan kata kerja utama.
Memahami Penggunaan Kata Penghubung Kalimat Majemuk
Di samping itu, soal TOEFL sering kali menyajikan kalimat kompleks dengan dua klausa atau lebih. Oleh sebab itu, Anda wajib memahami fungsi kata penghubung (connectors) seperti coordinate connectors (and, but, so) serta subordinate connectors (because, although, which). Hasilnya, pemahaman mengenai kata penghubung menghindarkan Anda dari kesalahan analisis.
Memeriksa Kesesuaian Antara Subjek dan Kata Kerja
Tidak hanya itu, prinsip kesesuaian antara subjek dan kata kerja (Subject-Verb Agreement) menjadi materi yang sering muncul pada sesi tata bahasa. Oleh karena itu, Anda wajib memastikan bentuk kata kerja selalu sesuai dengan jumlah subjeknya:
a. Subjek Tunggal
Menggunakan kata kerja tunggal (contoh: The student walks quickly).
b. Subjek Jamak
Menggunakan kata kerja jamak (contoh: The students walk quickly).
c. Subjek Berjarak Frasa
Mengikuti subjek utama di depan (contoh: The key to the doors is lost).
Mewaspadai Jebakan Frasa Kata Depan dan Partisipel
Sementara itu, banyak peserta salah fokus akibat kehadiran frasa kata depan (prepositional phrase) seperti in, at, of, atau with. Sebetulnya, kata benda yang berada setelah kata depan bukanlah subjek utama. Oleh sebab itu, abaikan frasa tambahan ini terlebih dahulu agar Anda menemukan subjek dan kata kerja asli secara cepat.
Selain frasa kata depan, perhatikan pula bentuk present participle (verb-ing) dan past participle (verb-3). Pasalnya, bentuk ini bisa berfungsi sebagai kata sifat jika tidak memiliki kata kerja bantu (auxiliary verb).
Menghindari Kesalahan Paralelisme Kalimat
Berikutnya, prinsip kesetaraan struktur (parallel structure) memegang peranan kunci saat Anda menjawab bagian Written Expression. Maka dari itu, Anda wajib menyelaraskan bentuk kata benda, kata sifat, atau kata kerja saat menghubungkan dua elemen atau lebih. Pada akhirnya, kesamaan bentuk tata bahasa ini menjaga kelogisan kalimat.
Di sisi lain, Anda dapat mempelajari panduan format ujian lainnya melalui ulasan tips lulus toefl dari penyedia pelatihan tepercaya agar wawasan Anda semakin mantap. Lebih dari itu, program pelatihan intensif bersama ltigroup.id membantu Anda menguasai taktik analisis soal secara instan.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, penerapan tips TOEFL structure yang konsisten membantu Anda menghemat waktu pengerjaan dan meminimalkan kesalahan tata bahasa. Oleh karena itu, fokuslah pada pencarian subjek, kata kerja, kesesuaian jumlah, serta penggunaan kata penghubung yang benar. Akhir kata, pelajari pola soal secara rutin dan pakailah strategi ini pada setiap latihan.



